Kiat Wisata Kuliner di Thailand

By SHIETRA - December 17, 2019




nikmatilah kuliner selama berwisata di Thailand bersama Private Guide Riana. Jangan merasa diburu oleh waktu, karena Anda tidak sedang “memborong” objek wisata. Berwisata secara cerdas, artinya “selektif” memilih objek wisata, dan memiliki waktu untuk menikmati pemandangan serta menikmati hidangan

[Pad Thai, Masakan Tradisional Thailand.]

“Wisata kuliner” di Thailand biasanya menjadi atraksi wisata yang paling digemari dan tentunya juga paling ditunggu-tunggu turis mancanegara, baik turis asal Eropa, Amerika, maupun Asia. Aneka macam ragam dan rupa masakan tradisional Thai di Thailand, dapat kita jumpai pada setiap jalan-jalan maupun ruang publik di Bangkok begitu pun wilayah lain di Thailand, seperti Chiang Mai, Pattaya, Hua Hin, dsb.
Saking banyaknya dijumpai berbagai “street food” yang menggoda selera di Bangkok, sampai-sampai Bangkok dapat disebut sebagai surga bagi para pecinta kuliner, “street food sebagai iconic surga kuliner-nya Bangkok”. Siapa juga yang pernah ke Bangkok, namun belum pernah mencicipi hidangan ala “street food”?
Masakan dan makanan ringan yang khas, unik, hingga yang menggugah selera makan, membuat banyak pelancong mancanegara melupakan kebiasaan baku bernama makan pagi, siang, ataupun makan malam. Setiap kali berkesempatan berjumpa “street food”, maka akan tergoda untuk mencobanya. Mencicipi berbagai hidangan dari satu jalan ke jalan-jalan lainnya, tanpa disadari sudah demikian banyak kalori yang diserap oleh tubuh.
Namun, bukan itulah yang hendak kita bahas dalam kesempatan kali ini. Adalah sah-sah saja, memanfaatkan kesempatan dalam liburan berwisata ke Thailand, dengan mencicipi berbagai jananan dan aneka hidangan selama berada di Thailand. Namun yang hendak Private Guide Riana berikan nasehat kepada para seluruh peserta tour, ialah perihal cara makan, janganlah makan secara terlalu terburu-buru—itulah kelebihan memakai jasa Private Guide, tidak sekaku seperti jadwal travel perusahaan tour konvensional yang harus selalu berpacu dengan waktu sampai-sampai tidak dapat menikmati suguhan kuliner khas Thailand (bahkan untuk hendak pergi ke toilet pun sampai-sampai merasa ketakutan akan ditinggal / ketinggalan rombongan tur).
Mengutip lansiran dalam website https:// www. cnnindonesia .com/gaya-hidup/20191217102930-255-457626/akibat-makan-terlalu-cepat-berat-badan-naik-hingga-diabetes, diakses pada tanggal 17/12/2019, ternyata terdapat resiko dibalik kebiasaan mengunyah makanan terlalu cepat, yakni berat badan akan naik hingga potensi resiko mendalami diabetes.
Makan dengan terburu-buru, disinyalir dapat meningkatkan risiko beberapa gangguan kesehatan. Mengutip situs kesehatan WebMD, otak membutuhkan waktu sekitar 20 menit sejak kunyahan pertama untuk memberikan sinyal kenyang pada tubuh. Makan dengan lambat memberi otak cukup waktu untuk memberikan sinyal kenyang tersebut.
Sebuah studi yang dipresentasikan dalam forum American Heart Association Scientific Sessions menemukan, makan cepat dapat membuat berat badan bertambah dan mendorong tubuh untuk mengembangkan sindrom metabolik. Nama terakhir merupakan kombinasi dari sejumlah faktor risiko diabetes, penyakit jantung, hingga potensi resiko stroke. Kesemua itu ternyata dapat diakibatkan cara kita mengkonsumsi makanan, bukan semata karena apa yang kita makan.
"Orang yang makan dengan cepat, cenderung sulit merasa kenyang dan pada gilirannya mengonsumsi makanan secara berlebih," ujar penulis studi dari Hiroshima University, Takayuki Yamaji, mengutip Science Alert.
Mengutip berbagai sumber, berikut sederet masalah kesehatan akibat makan terburu-buru.
1. Gangguan pencernaan dan sakit perut.
Gangguan pencernaan menjadi salah satu akibat umum dari kebiasaan makan terlalu cepat. Salah satu gejala yang muncul berupa sensasi terbakar yang membuat perut terasa nyeri.
Rasa tak nyaman ini umumnya akan hilang seiring waktu secara sendirinya saat tubuh telah berhasil mencerna makanan. Jika gangguan berlanjut, konsultasikan dengan dokter untuk memastikan ada atau tidaknya komplikasi lain.
2. Berat badan bertambah.
Makan terlalu cepat secara signifikan dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan hingga ancaman obesitas. Mengutip sebuah analisis dari 23 studi yang diterbitkan dalam International Journal of Obesity menemukan, makan dengan cepat membuat angka indeks massa tubuh (BMI) lebih tinggi.
Bagi gadis-gadis yang menjaga betul bentuk tubuh dan berat badan, tips untuk mengunyah makanan secara perlahan hingga 32 kali kunyahan, mungkin dapat membantu. Itulah cara paling sederhana yang dapat kita lakukan untuk menjaga berat badan.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients juga menemukan, mereka yang terbiasa makan dengan santai, cenderung memiliki kadar hormon ghrelin yang lebih rendah. Hormon ini berperan untuk meningkatkan nafsu makan saat tubuh merasa lapar. Rendahnya hormon ghrelin membuat seseorang makan dengan porsi lebih sedikit.
Mengutip Live Strong, peningkatan berat badan juga dapat terjadi saat koneksi antara sinyal rasa lapar dan kenyang pada otak terputus. Makan cepat membuat otak 'lupa' memberikan sinyal kenyang karena hilangnya memori tentang seberapa banyak makanan yang telah dikonsumsi tubuh.
"Masalah pada memori ini menjadi penentu berapa banyak makanan yang akan kita konsumsi pada momen berikutnya. Makan cepat di siang hari dapat membuat Anda mengonsumsi makanan secara berlebih di malam hari," jelas ahli nutrisi, Georgie Fear.
3. Diabetes.
Pada dasarnya, makan cepat tak secara langsung menyebabkan diabetes tipe-2. Namun, meningkatnya resistensi insulin yang terjadi pada mereka yang terbiasa makan dengan cepat pada gilirannya akan memicu timbulnya diabetes.
Selain itu, mengunyah makanan terlalu cepat juga berhubungan dengan kenaikan berat badan yang menjadi salah satu faktor risiko utama diabetes akibat asupan kadar gula berlebih yang biasa dijumpai pada berbagai makanan yang kita konsumsi secara terakumulasi.
4. Sindrom metabolik.
Resistensi insulin terkait pula dengan sindrom metabolik atau kombinasi faktor risiko diabetes, penyakit jantung, dan stroke. Hal ini dibuktikan dalam sebuah studi yang menunjukkan bahwa mereka yang makan dengan cepat lebih mungkin mengalami sindrom metabolik daripada mereka yang makan dengan lambat.
Tak hanya itu, para pemakan cepat juga disebut cenderung memiliki ukuran lingkar pinggang yang lebih besar dan kadar kolesterol baik (HDL) yang rendah. Keduanya kerap menjadi pertanda penyakit jantung.
5. Radang perut.
Bila belum cukup “mengerikan”, fakta berikut mungkin patut Sobat perhitungkan bila tetap dengan kebiasaan makan secara terburu-buru. Gastritis erosif merupakan peradangan yang menggerogoti lapisan perut. Mengutip Clean Eating, sebuah studi menemukan, tanda-tanda gastritis cenderung dialami oleh pasien yang terbiasa dengan makan cepat.
Para peneliti menduga, makan terburu-buru membuat makanan cenderung tertelan begitu saja tanpa dikunyah hingga selesai (padahal buku pelajaran di bangku sekolah, sudah memberi kita nasehat agar mengunyah makanan sebanyak 32 kali sebelum ditelan untuk memudahkan kerja lambung dalam menyerap nutrisi). Hal itu membuat makanan berada di perut dalam waktu yang lebih lama dan pada gilirannya merusak lapisan perut.
Budaya kita masih membuat stigma yang kurang “sehat”, bahwa seolah-olah orang yang lambat dalam aktivitas makan, adalah orang-orang yang lamban dalam bekerja. Namun mengapa juga, makanan yang nikmat itu tidak dinikmati sebagaimana mestinya dengan makan secara perlahan untuk mencerap kenikmatannya?
Apakah perut atau lambung kita bisa merasakan rasa makanan? Hanya lidah kita saja yang bisa berfungsi untuk merasakan makanan (indera lidah, bukan indera lambung atau perut, karena yang mampu menyadari kenyang atau belumnya perut kita ternyata adalah otak kita bukan perut kita).
Lebih lucu lagi, bila ada seseorang yang makan secara cepat seolah-olah waktu demikian penting baginya, ternyata setelah itu langsung membuang-buang waktunya untuk mengobrol obrolan yang tidak bermanfaat.
Karenanya, sebagai pesan penutup, nikmatilah kuliner selama berwisata di Thailand bersama Private Guide Riana. Jangan merasa diburu oleh waktu, karena Anda tidak sedang “memborong” objek wisata. Berwisata secara cerdas, artinya “selektif” memilih objek wisata, dan memiliki waktu untuk menikmati pemandangan serta menikmati hidangan kuliner itu sendiri—makanlah secara perlahan dan menikmatinya.
Sobat KWANG juga mungkin suka menyimak artikel terkait “layanan unggulan” kami ini: (pada link di bawah ini)
Karena KWANG adalah teman terbaik mu! 😊

  • Share:

You Might Also Like

0 comments

Khusus untuk keperluan pemesanan barang dari Thailand, pemesanan dompet impor souvenir resepsi pertunangan / perkawinan, maupun untuk jasa PRIVATE TOUR GUIDE LEADER FREELANCE RIANA di Thailand, contact person:
- WhatsApp : (Thailand prefiks +66) 977-146-077 (PENTING : Pastikan simbol "+" disertakan sebelum input prefiks "66" dalam daftar nomor kontak pada perangkat seluler penelepon);
- email: guide.riana@gmail.com
- LINE : RIANASHIETRA

Untuk memesan Asesoris Perhiasan Imitasi Impor Berkualitas KWANG EARRINGS. baik eceran maupun dengan grosiran, silahkan kirimkan pemesanan Anda (Mohon cantumkan link url asesoris yang dipesan untuk kami pastikan ketersediaan stok produk). Tidak ada minimum pembelian jumlah item secara eceran, Bagi yang membeli secara grosir, mendapat diskon khusus. namun disertai ongkos kirim kurir JNE dari Jakarta, Indonesia:
- instagram dengan ID kwang_earrings
- email, telepon ataupun chatting online via Google Hangout : kwang.earrings@gmail.com
- LINE : RIANASHIETRA
- WhatsApp : (+62) 0817-4924-150.
- Juga Follow kami di Facebook: kwang_earrings

Syarat & Ketentuan:
- kerusakan dalam proses pengiriman, diluar tanggung jawab kami selaku penjual / supplier.
- tidak disertakan garansi, karena produk yang kami kirimkan dipastikan dalam kondisi baik dan utuh saat proses pengepakan dan pengiriman ke alamat pembeli.
- produk yang telah dipesan dan dikirimkan, tidak dapat dibatalkan ataupun ditukar.
- jika pelanggan puas atas layanan dan produk kami, mohon kesediaannya untuk dipromosikan ke rekan-rekan dan kerabat.

KWANG EARRINGS mengucapkan terimakasih atas kunjungan serta pembeliannya. Kami senang dapat membantu para wanita untuk tampil cantik dan manarik, dimana dan kapan pun berada, berapa pun usianya (tanpa batasan umur).
Berjiwa muda dan tampil belia, adalah keajaiban yang dapat dibantu oleh asesoris yang menawan sekaligus memikat. Kami senang dapat menyediakan pilihan perhiasan imitasi yang terjangkau namun tetap memperhatikan kualitas produk yang kami tawarkan secara eceran maupun grosiran.

Kami tunggu pesanan Anda, akan kami kirimkan pesanan Anda dengan hati yang penuh kehangatan untuk Anda atau untuk buah hati dan keluarga yang Anda kasihi.
Salam hangat!