Know What We Need to Know is a Luck, Tahu Apa yang Perlu Kita Ketahui adalah sebuah Keberuntungan

By SHIETRA - February 26, 2020

Know What We Need to Know is a Luck, Tahu Apa yang Perlu Kita Ketahui adalah sebuah Keberuntungan. HERY SHIETRA
Not a problem,
Having many or few friends or social community,
But who do we make friends.
Make friends with an angel, incarnate us into an angel.
Make friends with a devil, incarnate us into a devil.
Not a problem,
Having a lot or a little conversation to talk or talked about,
But what we make is discussion and dialogue.
Talking about rubbish things, making them resemble trash cans.
Discussing important thing though briefly and short course, make us mutually educate each other.
Not a problem,
Having a lot or little reading material to read,
But what we choose as reading material.
Reading a lot of reading material that is not good to read, is tantamount to wasting our precious time.
Reading clever reading material, even if only a few pages a day but routine, can mature us and be effective.
Not a problem,
Having a lot or a little work to do,
But what we have been or will do.
Doing many things that are not useful, even though it makes us look like a busy person, is the same as being deceiving ourselves.
Doing things that are useful and productive, focusing on only doing things that are productive without wasting much time, will make us not regret later in old age.
Not a problem,
Having much or less of what we eat and drink, is also not what we eat and drink,
But what we do in allocating energy that comes from the food and drinks we consume, and what we say comes out of our mouths.
Eating a lot of food but lacking activity is synonymous with accumulating fat in our body.
Eating enough food, and more concerned with keeping the words that come out of the mouth, that's what is called a wise person.
Not a problem,
Having many or few academic degrees,
But what we know and our skills are mastered.
Having many academic degrees, but more clever cheating, it will be a disaster for the community.
Does not have an academic degree at all, but rich in achievement, that's something to be proud of.
Not a problem,
Having many or few places that we have visited and lived,
But how broad is our way of thinking and seeing things.
Have been to all countries and traveled the world, but if the perspective is very shallow, it is still considered a poor life experience.
Rarely or even never traveled the world, but able to understand all the phenomena of this world, that is what is referred to as being rich in insight.
Not a problem,
Having a lot or a little material wealth that we have,
But how rich our minds and our hearts are.
Having a lot of wealth, but never knowing the word satisfied, even still robbing the rights of people who are poorer than themselves, that is what is called mentally poor.
Not having much material wealth, but having the satisfaction of life, that is what is called living without remorse and without being made to suffer from slavery caused by our own obsession.
Not a problem,
Having many or few ages that we have in this life,
But what positive things have we contributed to this world, to humanity, and to the preservation of nature where we were born and grew up.
Having a long life but being greedy, destructive or even childish, would be more fortunate for this world if he had never been born at all.
Having a modest age, but fulfilled by actions that carve a contribution to human civilization and the preservation of nature, that is what makes our life more and more meaningful.
It doesn't matter what we live for,
But it is always a problem if our existence in this world actually only brings and causes injury, damage, suffering to others and to nature,
What makes us better has never existed and was never born at all.
© HERY SHIETRA Copyright.

Bukan menjadi masalah,
Memiliki banyak atau sedikit teman ataupun komunitas pergaulan,
Namun siapa yang kita jadikan teman.
Berteman dengan malaikat, menjelma malaikat.
Bersahabat dengan iblis, menjelma iblis.
Bukan menjadi masalah,
Memiliki banyak atau sedikit pembicaraan untuk diobrolkan ataupun untuk diperbincangkan,
Namun apa yang kita jadikan bahan diskusi dan dialog.
Memperbincangkan hal-hal sampah, membuat mereka menyerupai tong sampah.
Memperbincangkan hal penting sekalipun singkat secara ringkas dn saja, membuat kita saling mencerdaskan satu sama lainnya.
Bukan menjadi masalah,
Memiliki banyak atau sedikit bahan bacaan untuk dibaca,
Namun apa yang kita jadikan bahan bacaan.
Membaca banyak bahan bacaan yang tidak mencerdaskan, sama artinya membuang waktu berharga kita.
Membaca bahan bacaan yang mencerdaskan sekalipun hanya beberapa halaman dalam satu hari namun rutin, dapat mendewasakan diri kita dan menjadi efektif.
Bukan menjadi masalah,
Memiliki banyak atau sedikit pekerjaan untuk dikerjakan,
Namun apa yang selama ini atau akan kita kerjakan.
Mengerjakan banyak hal yang tidak berguna, sekalipun membuat kita tampak seperti orang yang sibuk, sama artinya seperti sedang menipu diri kita sendiri.
Mengerjakan hal-hal yang berguna dan produktif, secara berfokus hanya mengerjakan hal-hal yang produktif tanpa banyak membuang waktu, membuat kita tidak akan menyesal di hari tua nantinya.
Bukan menjadi masalah,
Memiliki banyak atau sedikit yang kita makan dan minum, juga bukan apa yang kita makan dan minum,
Namun apa yang kita lakukan dalam mengalokasikan energi yang bersumber dari makanan dan minuman yang kita konsumsi, serta apa yang kita ucapkan keluar dari mulut kita.
Memakan banyak makanan namun kurang kegiatan, sama artinya menimbun lemak dalam tubuh.
Memakan makanan secukupnya, dan lebih mementingkan menjaga ucapan yang keluar dari mulut itu, itulah yang disebut sebagai orang bijaksana.
Bukan menjadi masalah,
Memiliki banyak atau sedikit gelar akademik,
Namun apa yang kita ketahui dan keterampilan kita kuasai.
Memiliki banyak gelar akademik, namun lebih pandai menipu, itu akan menjadi petaka bagi masyarakat.
Sama sekali tidak memiliki gelar akademik, namun kaya akan prestasi, itulah yang patut dibanggakan.
Bukan menjadi masalah,
Memiliki banyak atau sedikit tempat yang pernah kita kunjungi dan datangi,
Namun seberapa luas cara kita dalam berpikir dan memandang segala sesuatunya.
Pernah berkunjung ke seluruh negara dan berkeliling dunia, namun bila cara pandang sangat dangkal, adalah tetap dianggap sebagai miskin pengalaman hidup.
Jarang atau bahkan tidak pernah berkeliling dunia, namun mampu memahami segala fenomena dunia ini, itulah yang disebut sebagai kaya akan wawasan.
Bukan menjadi masalah,
Memiliki banyak atau sedikit harta kekayaan materi yang kita miliki,
Namun seberapa kaya pikiran dan kecukupan hati kita.
Memiliki banyak kekayaan, namun tidak pernah mengenal kata puas, bahkan masih juga merampok hak-hak orang yang lebih miskin dari dirinya, itulah yang disebut miskin secara mental.
Tidak memiliki banyak kekayaan materi, namun memiliki kepuasan hidup, itulah yang disebut dengan hidup dengan tanpa penyesalan dan tanpa dibuat menderita oleh perbudakan yang diakibatkan oleh obsesi.
Bukan menjadi masalah,
Memiliki banyak atau sedikit umur yang kita miliki dalam hidup ini,
Namun hal-hal positif apa yang selama ini telah kita kontribusikan bagi dunia ini, bagi kemanusiaan, dan bagi kelestarian alam tempat kita lahir dan bertumbuh besar.
Memiliki umur yang panjang namun bersikap serakah yang merusak atau bahkan kekanakan, akan lebih menjadi keberuntungan bagi dunia ini bila dirinya tidak pernah terlahirkan sama sekali.
Memiliki umur yang seadanya, namun dipenuhi oleh perbuatan-perbuatan yang menorehkan sumbangsih bagi peradaban manusia dan kelestarian alam, itulah yang membuat hidup menjadi penuh makna.
Bukan masalah kita hidup seperti apa,
Namun selalu menjadi masalah bila keberadaan kita di dunia ini justru hanya membawa dan melahirkan luka, kerusakan, penderitaan bagi orang lain maupun bagi alam,
Yang membuat kita lebih baik tidak pernah ada dan tidak pernah terlahirkan sama sekali.
© Hak Cipta HERY SHIETRA.

  • Share:

You Might Also Like

0 comments

Khusus untuk keperluan pemesanan barang dari Thailand, pemesanan dompet impor souvenir resepsi pertunangan / perkawinan, maupun untuk jasa PRIVATE TOUR GUIDE LEADER FREELANCE RIANA di Thailand, contact person:
- WhatsApp : (Thailand prefiks +66) 977-146-077 (PENTING : Pastikan simbol "+" disertakan sebelum input prefiks "66" dalam daftar nomor kontak pada perangkat seluler penelepon);
- email: guide.riana@gmail.com
- LINE : RIANASHIETRA

Untuk memesan Asesoris Perhiasan Imitasi Impor Berkualitas KWANG EARRINGS. baik eceran maupun dengan grosiran, silahkan kirimkan pemesanan Anda (Mohon cantumkan link url asesoris yang dipesan untuk kami pastikan ketersediaan stok produk). Tidak ada minimum pembelian jumlah item secara eceran, Bagi yang membeli secara grosir, mendapat diskon khusus. namun disertai ongkos kirim kurir JNE dari Jakarta, Indonesia:
- instagram dengan ID kwang_earrings
- email, telepon ataupun chatting online via Google Hangout : kwang.earrings@gmail.com
- LINE : RIANASHIETRA
- WhatsApp : (+62) 0817-4924-150.
- Juga Follow kami di Facebook: kwang_earrings

Syarat & Ketentuan:
- kerusakan dalam proses pengiriman, diluar tanggung jawab kami selaku penjual / supplier.
- tidak disertakan garansi, karena produk yang kami kirimkan dipastikan dalam kondisi baik dan utuh saat proses pengepakan dan pengiriman ke alamat pembeli.
- produk yang telah dipesan dan dikirimkan, tidak dapat dibatalkan ataupun ditukar.
- jika pelanggan puas atas layanan dan produk kami, mohon kesediaannya untuk dipromosikan ke rekan-rekan dan kerabat.

KWANG EARRINGS mengucapkan terimakasih atas kunjungan serta pembeliannya. Kami senang dapat membantu para wanita untuk tampil cantik dan manarik, dimana dan kapan pun berada, berapa pun usianya (tanpa batasan umur).
Berjiwa muda dan tampil belia, adalah keajaiban yang dapat dibantu oleh asesoris yang menawan sekaligus memikat. Kami senang dapat menyediakan pilihan perhiasan imitasi yang terjangkau namun tetap memperhatikan kualitas produk yang kami tawarkan secara eceran maupun grosiran.

Kami tunggu pesanan Anda, akan kami kirimkan pesanan Anda dengan hati yang penuh kehangatan untuk Anda atau untuk buah hati dan keluarga yang Anda kasihi.
Salam hangat!