All are Subject to the Law of Impermanence, the Law of Change. Semua Tunduk pada Hukum Ketidakkekalan, Hukum Perubahan

By SHIETRA - March 12, 2020

HERY SHIETRA, All are Subject to the Law of Impermanence, the Law of Change. Semua Tunduk pada Hukum Ketidakkekalan, Hukum Perubahan

When we speak and behave wrongly, evil, bad, or even despicable,
But others support our attitude, justify our behavior and speech, help our evil intentions, and are easy to succeed,
Those are the characteristics of good karma which at that time is bearing fruit and is enjoyed by that person.
Good karma can backfire for someone who is bad, being an arrogant villain, an unstoppable criminal, an unstoppable bad guy.
When we speak and behave in a good, right, righteous manner, or even become victims who are harmed and injured,
But other people will instead oppose us, declare that our behavior and speech are wrong, denounce us, criticize us, complicate our good intentions, frustrate our every good effort, and always fail in our efforts,
Then those are the characteristics of bad karma which at that time is bearing fruit and picked by us.
The fruit of bad karma can greatly discourage good people and clean-hearted people, as if being straight and right will only find disappointment and a series of bitter tastes to swallow.
But that is not the end of everything,
The world continues to run according to its own law,
Nature works and revolves with its own natural laws,
Luck and misfortune, work and rotate with our own law of karma.
The law of impermanence,
The law of change,
Is part of the law of truth itself,
As preached by the Buddha.
Who has been enjoying all his bad deeds while in a high position,
One day will fall into the deepest valley full of suffering.
Who had felt the bitterness of life in the most terrible mud puddle,
But do not make poverty as an excuse to do evil and still be able to do good in the midst of limited conditions,
One day will inherit and enjoy, all the results of his efforts so far in planting the seeds of good karma.
Therefore,
We shouldn't make conclusions too quickly,
That we have lost, against the bad guys who have always been shrouded in a lot of luck and have strength because the good karma of the bad guys is bearing fruit in his life now.
What will happen in the future, who can be sure?
Life is like a spinning wheel,
Which is now at the top,
Will spin down,
And which has been below,
Will also spin towards the top.
Everything change,
Everything is impermanent,
That is the law of truth,
As stated by the Buddha.
In fact, dinosaurs have now become extinct animals,
Although in the beginning became king of the world.
As well as,
We shouldn't make conclusions too quickly,
That we are experiencing luck or even having bad luck,
What will happen in the future, who will know?
Life resembles a continuously rotating wheel,
The countless number,
Examples of business leaders who are now successful,
It turns out that in the beginning it was people who were weak in economic conditions.
At the same time,
No less in number,
Those who were initially classified as economically capable,
Now can only be an outcast who fills the slum,
Or even the champion who won all battles,
Now it just becomes garbage that is piled in the garbage can.
Nothing is eternal.
Defeat,
Victory,
Wealth,
Poverty,
Fame,
Adversity,
Health,
Pain,
All are subject to the law of impermanence,
The law of change,
Without exception.
© HERY SHIETRA Copyright.

Ketika kita berbicara dan bersikap secara keliru, jahat, buruk, atau bahkan tercela,
Namun orang lain mendukung sikap kita, membenarkan perilaku dan ucapan kita, membantu niat jahat kita, dan mudah untuk berhasil,
Itulah ciri-ciri karma baik yang pada saat itu sedang berbuah dan dinikmati oleh orang tersebut.
Buah karma baik dapat sangat menjadi bumerang bagi seseorang yang jahat, menjadi penjahat yang arogan, penjahat yang tidak dapat terhentikan, unstoppable bad guy.
Ketika kita berbicara dan bersikap secara baik, benar, lurus, atau bahkan menjadi korban yang dirugikan dan dilukai,
Namun orang lain justru akan menentang kita, menyatakan bahwa perilaku dan ucapan kita adalah salah, mencela kita, mengkritik kita, menyulitkan niat baik kita, menggagalkan setiap upaya baik kita, dan selalu menemui kegagalan atas setiap usaha kita,
Maka itulah ciri-ciri karma buruk yang pada saat itu sedang berbuah dan dipetik oleh kita.
Buah karma buruk dapat sangat mengecilkan hati orang-orang baik dan berhati bersih, seolah bersikap lurus dan benar hanya akan menemukan kekecewaan dan serangkaian rasa pahit yang harus ditelan.
Namun itu bukan akhir dari segalanya,
Dunia terus berjalan sesuai dengan hukumnya sendiri,
Alam bekerja dan berputar dengan hukum alam miliknya sendiri,
Keberuntungan dan kemalangan, bekerja dan berotasi dengan hukum karma milik kita sendiri.
Hukum ketidak-kekalan,
Hukum perubahan,
Adalah bagian dari hukum kebenaran itu sendiri,
Sebagaimana telah disabdakan oleh khotbah Sang Buddha.
Yang selama ini menikmati segala perbuatan buruknya selama berada di posisi tinggi,
Suatu saat akan jatuh ke lembah terdalam yang penuh derita.
Yang selama ini merasakan pahitnya kehidupan di kubangan lumpur yang paling mengerikan,
Namun tidak menjadikan kemiskinan sebagai alasan untuk berbuat kejahatan dan masih mampu berbuat kebaikan ditengah kondisinya yang serba terbatas,
Suatu saat akan mewarisi dan menikmati segala jirih payahnya menanam benih-benih karma baik.
Karenanya,
Hendaknya kita tidak terlalu cepat membuat kesimpulan,
Bahwa kita telah kalah melawan orang-orang jahat yang selama ini selalu diselimuti banyak keberuntungan dan memiliki kekuatan karena karma baik orang-orang jahat tersebut sedang berbuah pada kehidupannya saat kini.
Apa yang akan terjadi di masa depan, siapa yang dapat memastikan?
Kehidupan bagai roda yang terus berputar,
Yang kini berada di atas,
Akan berputar menuju ke bawah,
Dan yang selama ini berada di bawah,
Akan turut berputar menuju ke atas.
Segalanya berubah,
Segalanya tidak kekal,
Itulah hukum kebenaran,
Sebagaimana telah disabdakan oleh Sang Buddha.
Bahkan, dinosaurus kini telah menjadi hewan yang punah,
Meski pada mulanya menjadi raja dunia.
Sama halnya,
Hendaknya kita tidak terlalu cepat membuat kesimpulan,
Bahwa kita sedang mengalami kemujuran atau bahkan sedang mengalami ketidakmujuran,
Apa yang akan terjadi di masa yang akan datang, siapa yang akan tahu?
Kehidupan menyerupai roda yang terus berputar,
Sudah tidak terhitung lagi jumlahnya,
Contoh-contoh tokoh pengusaha yang kini sukses,
Ternyata pada mulanya adalah orang-orang yang lemah kondisi ekonominya.
Disaat bersamaan,
Tidak kalah jumlahnya,
Mereka yang pada mulanya tergolong mampu secara ekonomi,
Kini hanya bisa menjadi orang terbuang yang mengisi selokan-selokan parit,
Atau bahkan yang semula menjadi juara yang memenangkan segala pertarungan,
Kini hanya menjadi sampah yang teronggok di tong sampah.
Tiada yang kekal,
Kekalahan,
Kemenangan,
Kekayaan,
Kemiskinan,
Ketenaran,
Keterpurukan,
Kesehatan,
Kesakitan,
Semua tunduk pada hukum ketidakkekalan,
Hukum perubahan,
Tanpa ada yang terkecuali.
© Hak Cipta HERY SHIETRA.

  • Share:

You Might Also Like

0 comments

Ikuti juga sosial media kami pada business.facebook, dengan akun : "Expat 2 Local Thai" / @guideriana

Rincian layanan JasTip (Jasa Titip) produk Thailand, dapat dilihat pada menu "Jasa Pencarian, Jasa Titip, dan Pengiriman Produk Thailand ke Indonesia".

Rincian layanan Private Tour Guide di Bangkok-Thailand, dapat dilihat pada menu "Private Tour Guide Riana".

NOTE REDAKSI : Seluruh info kontak dalam website ini diperuntukkan khusus untuk tujuan pemesanan dan bagi pengguna jasa layanan yang kami tawarkan dalam website ini. Menghubungi kami diluar peruntukan tersebut, dimaknai sebagai menyalah-gunakan nomor / email kontak kerja profesi kami, tidak akan ditanggapi.

Mohon kesediaan menunggu sejenak bila belum ada tanggapan secara segera, karena faktor kesibukan atau karena lain sebab. Pemesanan akan kami respons sesegera yang kami mampu.

Khusus untuk keperluan pemesanan barang dari Thailand, pemesanan dompet impor souvenir resepsi pertunangan / perkawinan, maupun untuk jasa PRIVATE TOUR GUIDE LEADER FREELANCE RIANA di Thailand, contact person:
- WhatsApp : (Thailand prefiks +66) 977-146-077 [PENTING : Pastikan simbol "+" disertakan sebelum input prefiks "66" dalam daftar nomor kontak pada perangkat seluler penelepon];
- email: guide.riana@gmail.com
- LINE : RIANASHIETRA

Konsumen / pengguna jasa dapat melakukan pemesanan pada nomor kontak / email yang tercantum dalam menu "HUBUNGI KAMI" atau pada rincian "contact person" di atas, bukan pada kolom komentar pada posting website.

Kami tunggu pesanan teman-teman sekalian dimana pun berada, akan kami kirimkan pesanan Anda dengan hati yang penuh kehangatan untuk Anda atau untuk buah hati dan keluarga yang Anda kasihi.

Salam hangat dari Bangkok, Thailand.
ttd
GUIDE RIANA