We Will Get What Really Properly for Us. Kita Akan Mendapat Mendapat Apa yang Memang Sudah Selayaknya Bagi Kita

By SHIETRA - March 10, 2020

HERY SHIETRA, We Will Get What Really Properly for Us. Kita Akan Mendapat Mendapat Apa yang Memang Sudah Selayaknya Bagi Kita

Printed history,
Cannot be deleted.
Because history is history.
Truth is truth.
Facts are facts.
Kindness is kindness,
Crime is evil,
And justice is justice,
Even if we deny it,
Even if we forget it,
Even if we don't admit it,
And even if we hide to the bottom of the deepest ocean,
There is nothing we can really cheat on in this life,
Complete with all the consequences.
Dare to do,
Dare to be responsible.
In your opinion,
Whether a story or series behind history,
We can steer and turn as we please,
Through denial,
Through lies,
Through neglect,
Through forgetting,
Through an attitude of giving up responsibility?
As with the law of karma,
We don't want the law of karma to forget our every good deed,
Both big good deeds and small good deeds,
We expect the sweet fruit to bear fruit for ourselves in the future.
No exception,
A person with a knight spirit will also dare to face any consequences,
Acknowledge every deed,
Not making the slightest effort to circumvent or to escape responsibility,
Bad karma that bears fruit to ourselves who do and plant it,
We ourselves will inherit and bear the burden of the bad karma,
Whether it's small or big bad deeds,
Without being able to dodge,
Without being able to hide,
Without being able to argue,
Without being able to cheat.
If we cheat in life,
Then this life will be cheating with the same cheating on ourselves.
Is impossible,
Going through life even though it's hard
Without committing fraud that harms or injures other people and other living things?
Does our greed know the word “limit” and “be satisfied”?
What will we bring after our own death,
Aside from a pile of bad deeds that we did during our lifetime?
Are all the proceeds of evil that we have accumulated during our lives,
Can we take it with us to nature after death?
The fool leads to bringing bad karma into the realm after death,
Bear all the bad karma that will bear fruit when the time comes,
Suffering in misery,
Regret is also useless,
Can only regret his own stupidity.
Nothing is more stupid and cause for concern,
Instead of the fool who feels proud and diligent in hoarding bad deeds during his lifetime as a human being,
Harming yourself in the end,
Through our own hands and bad deeds.
As the saying goes,
Regret always comes last.
Those who are careless and negligent to be aware of their own behavior,
It is predetermined to be harmed by himself,
Namely by his own bad deeds who have planted the seeds of bad karma,
Which will be inherited by,
The perpetrator themselves.
© HERY SHIETRA Copyright.

Sejarah yang sudah tercetak,
Tidak dapat dihapus.
Karena sejarah adalah sejarah.
Kebenaran adalah kebenaran.
Fakta adalah fakta.
Kebaikan adalah kebaikan,
Kejahatan adalah kejahatan,
Dan keadilan adalah keadilan,
Sekalipun kita pungkiri,
Sekalipun kita melupakannya,
Sekalipun kita tidak mengakuinya,
Dan sekalipun kita bersembunyi hingga ke dasar samudera terdalam,
Tiada yang dapat benar-benar dapat kita curangi dalam hidup ini,
Lengkap dengan segala konsekuensinya.
Berani berbuat,
Berani untuk bertanggung jawab.
Menurut pendapatmu,
Apakah sebuah ataupun serangkaian kisah dibalik sejarah,
Dapat kita setir dan belokkan sesuka hati kita,
Lewat pengingkaran,
Lewat kebohongan,
Lewat penyangkalan,
Lewat melupakan,
Lewat sikap lepas tanggung jawab?
Sama halnya dengan hukum karma,
Kita tidak ingin hukum karma melupakan setiap perbuatan baik kita,
Baik perbuatan baik yang besar maupun perbuatan baik yang kecil,
Kita mengharapkan buah manisnya untuk berbuah kepada diri kita di kemudian hari.
Tidak terkecuali,
Seseorang yang berjiwa ksatria akan pula berani untuk menghadapi setiap konsekuensi,
Mengakui setiap perbuatannya,
Tidak berusaha sedikit pun untuk berkelit ataupun melarikan diri dari tanggung jawab,
Karma buruk yang berbuah pada diri kita sendiri yang melakukan dan menanamnya,
Diri kita sendiri yang akan mewarisi dan menanggung beban buah karma buruknya,
Baik itu perbuatan buruk yang kecil maupun yang besar,
Tanpa dapat berkelit,
Tanpa dapat bersembunyi,
Tanpa dapat berkilah,
Tanpa dapat bersikap curang.
Bila kita bersikap curang dalam hidup ini,
Maka hidup ini pun akan bersikap curang dengan kecurangan yang sama terhadap diri kita sendiri.
Apakah mustahil,
Hidup dan menjalani kehidupan sekalipun sesukar apapun,
Tanpa melakukan kecurangan yang merugikan ataupun melukai orang lain dan makhluk hidup lainnya?
Apakah keserakahan kita mengenal kata batas dan puas?
Apakah yang akan kita bawa setelah kematian diri kita,
Selain timbunan perbuatan buruk yang kita lakukan semasa hidup?
Apakah seluruh harta hasil kejahatan yang kita kumpulkan selama hidup,
Dapat turut kita bawa serta ke alam setelah kematian?
Si dungu membawa serta karma buruk ke alam setelah kematiannya,
Memikul segala karma buruk yang akan berbuah ketika waktunya tiba,
Menderita dalam sengsara,
Menyesal pun sudah percuma,
Hanya dapat menyesali kebodohannya sendiri.
Tiada yang lebih bodoh dan memprihatinkan,
Daripada si dungu yang justru merasa bangga dan rajin menimbun perbuatan-perbuatan buruk semasa hidupnya sebagai seorang manusia,
Mencelakai diri sendiri pada akhirnya,
Lewat tangan dan perbuatan buruk diri kita sendiri.
Seperti kata pepatah,
Penyesalan selalu datang terlambat.
Mereka yang lengah dan lalai mewaspadai perilakunya sendiri,
Memang dikodratkan akan dicelakai oleh dirinya sendiri,
Yakni oleh perbuatan buruknya sendiri yang menanam benih-benih karma buruk,
Yang akan diwarisi oleh,
Dirinya si pelaku itu sendiri.
© Hak Cipta HERY SHIETRA.

  • Share:

You Might Also Like

0 comments

Ikuti juga sosial media kami pada business.facebook, dengan akun : "Expat 2 Local Thai" / @guideriana

Rincian layanan JasTip (Jasa Titip) produk Thailand, dapat dilihat pada menu "Jasa Pencarian, Jasa Titip, dan Pengiriman Produk Thailand ke Indonesia".

Rincian layanan Private Tour Guide di Bangkok-Thailand, dapat dilihat pada menu "Private Tour Guide Riana".

NOTE REDAKSI : Seluruh info kontak dalam website ini diperuntukkan khusus untuk tujuan pemesanan dan bagi pengguna jasa layanan yang kami tawarkan dalam website ini. Menghubungi kami diluar peruntukan tersebut, dimaknai sebagai menyalah-gunakan nomor / email kontak kerja profesi kami, tidak akan ditanggapi.

Mohon kesediaan menunggu sejenak bila belum ada tanggapan secara segera, karena faktor kesibukan atau karena lain sebab. Pemesanan akan kami respons sesegera yang kami mampu.

Khusus untuk keperluan pemesanan barang dari Thailand, pemesanan dompet impor souvenir resepsi pertunangan / perkawinan, maupun untuk jasa PRIVATE TOUR GUIDE LEADER FREELANCE RIANA di Thailand, contact person:
- WhatsApp : (Thailand prefiks +66) 977-146-077 [PENTING : Pastikan simbol "+" disertakan sebelum input prefiks "66" dalam daftar nomor kontak pada perangkat seluler penelepon];
- email: guide.riana@gmail.com
- LINE : RIANASHIETRA

Konsumen / pengguna jasa dapat melakukan pemesanan pada nomor kontak / email yang tercantum dalam menu "HUBUNGI KAMI" atau pada rincian "contact person" di atas, bukan pada kolom komentar pada posting website.

Kami tunggu pesanan teman-teman sekalian dimana pun berada, akan kami kirimkan pesanan Anda dengan hati yang penuh kehangatan untuk Anda atau untuk buah hati dan keluarga yang Anda kasihi.

Salam hangat dari Bangkok, Thailand.
ttd
GUIDE RIANA