Kisah Nyata Inspiratif Membebaskan Diri dari Belenggu Kenangan dan Sejarah Buruk Masa Lampau

By PUBLISHER - January 04, 2021

 

Kisah Nyata Inspiratif Membebaskan Diri dari Belenggu Kenangan dan Sejarah Buruk Masa Lampau

Terus jalan ke depan dan jangan pedulikan apa yang orang pikirkan. Lakukan apa yang harus kamu lakukan, untuk dirimu!” (Johnny Deep)

Apakah buah, selalu jatuh tidak jauh dari pohonnya? Pasti, karena kita masih terikat pada hukum gravitasi yang bernama pola asuh serta warisan kode genetik dari mana kita dilahirkan, namun semua itu pada mulanya. Selebihnya, kita sendiri yang membuat keputusan tentang jalan hidup kita sendiri, tanggung-jawab atas hidup kita sendiri, konsekuensi hidup kita sendiri, serta suka dan duka kita sendiri.

Bagaikan adanya karma baik yang sedang berbuah pada saat kini, sehingga buah itu dimakan oleh burung lalu jatuh biji buahnya pada tempat lain, atau ketika sebutir kelapa jatuh dan hanyut terbawa ombak pantai, sehingga terdampar pada pulau lainnya. Karenanya, sedikit banyak “garis tangan” memang menentukan arah hidup kita—dimana kabar baiknya, kita sendiri yang menentukan nasib bernama “garis tangan” hidup kita sendiri, karena kita sendiri-lah yang mewarisi serta sekaligus menjadi pemberi waris karma kita sendiri.

Hidup dibawah kungkungan atau bayang-bayang masa lampau, tidak terkecuali dibawah kungkungan dan bayang-bayang orangtua yang mengasuh dan memberikan teladan hidup yang cukup kurang ideal sebagai bekal hidup bagi seorang anak, bukanlah menjadi “harga mati” bagi kita selaku anak, karena masing-masing individu tidak terkecuali seorang anak selalu memiliki “pilihan bebas” (free will) untuk memilih, salah satunya ialah jalan hidup dirinya sendiri.

Berikut kisah inspiratif “bermula dari tanpa rumah menjadi orang yang sukses”, dibesarkan di tengah keluarga berantakan dan pecandu obat-obatan terlarang, mulanya memang membuat Dani Johnson ketika masih muda sempat terjerumus ke dunia yang gelap. Namun, perlahan-lahan ia bangkit dari keterpurukan agar bisa lepas dari penderitaan dan mimpi buruk sejarah masa lampau dirinya. Dani Johnson ternyata berhasil mencetak serta menorehkan sejarah baru bagi dirinya sendiri.

Kedua orangtua Dani Johnson merupakan pecandu obat-obatan terlarang dan berperilaku kasar. Kondisi itu membuat hidup Dani berantakan, menjadi korban kekerasan kedua orangtuanya, dan hidupnya pun turut kecanduan obat-obatan terlarang sejak kecil.

Situasi hidupnya yang menyedihkan, nyaris membuat Dani Johnson mencoba bunuh diri ketika ia masih anak-anak. “Kehidupan di masa anak-anak saya penuh dengan ancaman dan siksaan. Hari demi hari, minggu demi minggu berlalu, semuanya sama, penuh horor dan teror. Saya malah tak merasa hidup dalam suatu keluarga. Yang ada hanyalah obat-obatan terlarang,” kata Dani Johnson.

Namun keputusan bunuh diri itu urung dilakukan olehnya, meski selanjutnya hidup Dani Johnson tak beranjak dari penderitaan. Ketika usianya belasan tahun, Dani Johnson bahkan harus menjajakan diri, tidur dengan banyak pria, agar ia bisa membeli obat-obatan terlarang.

Pada usia 17 tahun, ia hamil. Karena tidak mampu mengurus anak, anaknya kemudian diserahkan pada yang mau mengadopsinya. Ia kemudian berpetualang lagi di kehidupannya yang kelam dan suram. Entah apa yang menunggu di depan yang penuh ketidakpastian hidup. Yang pasti, hidup terus berjalan, dengan atau tanpa kita.

Pada saat itu ia sudah berniat lepas dari kehidupannya yang buruk. Untuk menyambung hidup, ia mencari pekerjaan pada mulanya sebagai seorang sukaralewan. Bertemulah Dani Johnson dengan pengelola Love Kitchen, sebuah lembaga nirlaba yang memberikan makanan tanpa dipungut biaya kepada 2000-an masyarakat miskin di kawasan kumuh Tennesse, Amerika Serikat. Pengelola organisasi itu adalah sepasang perempuan kembar yang kini berusia 82 tahun.

Pada saat itu Dani Johnson menghuni sebuah apartemen sederhana dengan uang sewa senilai US$40 seminggu. Hidupnya pun penuh kesulitan. Bahkan untuk makan malam saja pernah hanya mengunyah “pop corn”.

Pada usia 19 tahun, Dani Johnson merasa harus menjalankan bisnis. Sebagai seorang “drop out” daro Sekolah Menengah Atas (SMA), menjadi pebisnis adalah jalan terbaik. Tetapi ia tak tahu harus bagaimana memulainya. Kebetulan pacar Dani Johnson mengajak ikut seminar entrepreneurship. Ketika itu pembicara yang datang adalah empat orang milioner. Peserta yang hadir rata-rata lulusan universitas, sedangkan ia sendiri tidak pernah tamat SMA. “Saya merasa jadi orang paling bodoh di situ,” menurut Dani Johnson, mengenang masa lampaunya di belakang.

Tetapi pacarnya kemudian memberi Dani Johnson saran untuk jadi tenaga pemasaran di suatu perusahaan. Ternyata ia diterima dan kariernya pun mulai menemui titik terang, menanjak. Setelah sukses dan memiliki uang banyak, mereka menikah. Setelah menikah, mereka pindah ke Hawaii.

Rupanya, kepindahan itu menjadi malapetaka baru bagi Dani Johnson, karena pria yang dinikahinya itu ternyata seorang laki-laki penipu. Ia menggerus uang Dani dan bahkan meninggalkan utang besar melalui kartu kredit yang digunakan suaminya itu. Lebih parahnya lagi, Dani kehilangan pekerjaan.

Kondisi itu membuat Dani Johnson menjadi dilanda dan dikuasai frustasi, serta depresi, tentunya. Terlebih, ia kehilangan tempat tingaglnya setelah tak mampu membayar apartemen yang disewanya empat bulan sebesar US$4.500. Karena itu ia tinggal di dalam mobil. Uangnya tinggal dua dolar.

Untuk mendapatkan uang untuk bertahan hidup, Dani Johnson terpaksa menjadi waitress di sebuah gerai penjual minuman. Dalam kondisi frustasi yang melanda hidupnya secara bertubi-tubi, Dani Johnson pernah menjadi mabuk dan baru bangun pukul 10 pagi.

Baru-lah ia sadari, ternyata semalaman ia ikut pesta di pandai dan tertidur karena mabuk di atas tikar hingga pagi. Ia kemudian pergi dari sana mengendarai mobilnya tak tentu arah, karena memang sudah tak punya tempat untuk pulang ataupun tinggal.

Di perjalanan, di dalam mobilnya itu, Dani Johnson memikirkan hidupnya yang berantakan penuh ketidak-beruntungan sejak dilahirkan. Dani mengaku pikirannya teraduk pada saat itu. Satu sisi mengatakan, kehidupan seperti itu tak seharusnya dijalaninya, karena itu ia harus berubah.

Pada sisi lain, pikirannya mengatakan bahwa dirinya telah gagal, hidupnya berantakan dan tak lagi berarti, tanpa harapan, bahkan ia lebih buruk dari kedua orangtuanya. Sebaiknya kendarai saja mobilnya dan ceburkan diri ke laut. Selesai.

Saya bingung harus memilih yang mana (bunuh diri ataukah untuk tetap bertahan hidup),” tutur Dani Johnson.

Lalu, muncul pertanyaan dalam benak dirinya. “Apa yang bisa saya lakukan agar bisa keluar dari situasi ini?” Pertanyaan yang dimulai dengan kata tanya “apa yang bisa saya lakukan” tersebut, ternyata terus mengusik pikirannya. Sampai akhirnya, Dani Johnson menghentikan laju mobilnya untuk memikirkan apa yang bisa ia lakukan.

Ketika sedang memikirkan itulah, Dani Johnson teringat telah membeli program penurunan berat badan serta pengurusan tubuh. Sejak menikah, berat badannya memang terus bertambah. Tetapi meski sudah membeli program penurunan berat badan tersebut, ia tak berniat menjalaninya.

Boks program itu bahkan masih utuh karena belum dibuka, dan ada di bangku belakang mobilnya. Namun ternyata pada saat itu juga suara-suara dari alam bawah sadar mengusiknya terus. “Itulah jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tadi,” kata alam bawah sadarnya.

Kini saatnya untuk bangkit. Dani Johnson kemudian meraih boks program itu, membolak-balik, dan mencari alamatnya. Beberapa saat kemudian ia menelepon pabriknya. “Saya mulai menanyakan bagaimana jika mau menjual program itu di Hawaii. Katanya perlu memiliki lisensi dan itu berarti butuh uang, padahal saya tak punya uang,” tutur Dani mengisahkan pengalamannya yang penuh pertualangan di masa lampau.

Meski begitu, ternyata muncul semangat dalam diri Dani Johnson yang memilih untuk tetap bertahan dan melanjutkan hidup. Ia akan menjadi agen di Hawaii. Untuk menjual, ia akan buat brosur pendek dengan tulisan tangan. Hanya saja itu berarti ia butuh nomor telepon agar orang mudah menghubunginya. Padahal dengan tak punya tempat tinggal, ia tak memiliki nomor telepon.

Lalu ia cari Yellow Pages dan mencari perusahaan telekomunikasi kecil. Akhirnya menemukan juga perusahaan yang bisa menyewakan voice mail. “Saya tanyakan bagaimana bisa menyewa voice mail itu. Katanya, datang saja dan kirimlah uang US$15,” tuturnya menirukan.

Mendapatkan gambaran seperti demikian, beberapa hari setelah mengumpulkan uang dari pekerjaannya sebagai waitress, ia menyewa voice mail. Setelah memiliki nomor, ia buat brosur dengan tulisan tangan. Lalu membagikan di kantor pos, tempat dimana orang-orang datang dan pergi berlalu-lalang.

Saat itu tahun 1990, dan Dani Johnson telah berusia 21 tahun. Rupanya brosur buatan tangannya itu menarik perhatian peminat. Tiga jam sejak menyebar brosur itu ia mendapatkan 25 pesan di voice mail-nya. “Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan dengan mereka,” katanya. Ternyata, dalam satu bulan ia sudah mendapatkan 40 cek dengan total nilai US$4.000 dan Dani Johnson mendapatkan bonus separuhnya.

Dani Johnson kemudian menghubungi pihak pabrik untuk proses bagaimana selanjutnya. Muncul kendala baru. Kata petugas di pabrik, ia membutuhkan alamat pengiriman yang jelas. Lalu Dani mencari penjual minuman dan meminjam alamatnya sebagai alamat pengiriman paket produk. Masalah pun teratasi. Ia bahkan bisa mengumpulkan uang sebanyak satu juta dollar dalam tiga bulan.

Akhirnya Dani Johnson menemukan jalan hidupnya kembali. Setelah sukses menjadi agen, ia lalu membangun sentra penjualan program penurunan berat badan. Jumlah sentra ini pun terus bertambah. Dalam waktu dua tahun, Dani Johnson sudah memiliki 18 outlet yang tersebar di sejumlah negara bagian Amerika Serikat. Lebih dari itu, ia mampu mengumpulkan uang jutaan dollar.

Keberhasilan itu membuat Dani Johnson menjadi contoh perempuan muda yang sukses pada usia yang masih 23 tahun. Meski faktanya Dani Johnson adalah seseorang yang “drop-out” tidak tamat sekolah, ia bisa mengelola bisnis sendiri dan menjadi multijutawan dollar. Kini disamping mengelola bisnis sendiri, ia juga berbagi kiat sukses pada berbagai seminar. Beberapa kata-kata motivasionalnya banyak dikutip para peserta seminar yang dibawakan oleh Dani Johnson.

Jangan berhenti belajar. Jika Anda berpikir tahu segala hal, Anda tak akan pernah belajar satu hal pun.” Kata-kata lainnya dari Dani Johnson, “Bekerja keraslah, jauh lebih keras dibanding orang lain, maka Anda akan jadi orang yang sukses luar biasa.”

Kutipan berikutnya, “Di saat sebagian besar orang menurunkan mimpinya secara konstan, ada 2% orang yang justru terus meningkatkan pendapatannya agar mencapai mimpi-mimpi besar mereka,” ujar Dani Johnson. Itulah, sejarah dan catatan hidup keberhasilan yang telah dibuktikan sendiri oleh Dani Johnson, sang pemenang kehidupan yang mengambil pilihan untuk membentuk nasib dan takdirnya sendiri, lepas dari kungkungan masa lampau yang buruk maupun kenangan buruk perihal orangtuanya.

Kristi Poerwandari, seorang psikolog, menyampaikan perspektif yang senada, bahwa seseorang yang merasa memiliki kendali atas hidup, akan mampu menerima apa yang terjadi, termasuk hal menyakitkan, tetapi dapat tetap beranjak menata masa depan.

Masa lampau kita mungkin kurang berjalan secara ideal, namun masa depan kita jauh lebih berharga dan lebih bermakna, dimana kita dapat memilih untuk menjadi pemegang kendali atas masa depan yang dapat kita bangun dengan tekad serta semangat hidup kita sendiri sebagai manusia dewasa yang mandiri dan mampu bertanggung-jawab atas hidup kita sendiri.

Karena KWANG akan selalu menjadi sahabat terbaik Sobat! 😀😁😇
💝🎀📦✈🛩🛳🚢

  • Share:

You Might Also Like

0 comments

Ikuti juga sosial media kami pada business.facebook, dengan akun : "Expat 2 Local Thai" / @guideriana

Rincian layanan JasTip (Jasa Titip) produk Thailand, dapat dilihat pada menu "Jasa Pencarian, Jasa Titip, dan Pengiriman Produk Thailand ke Indonesia".

Rincian layanan Private Tour Guide di Bangkok-Thailand, dapat dilihat pada menu "Private Tour Guide Riana".

NOTE REDAKSI : Seluruh info kontak dalam website ini diperuntukkan khusus untuk tujuan pemesanan dan bagi pengguna jasa layanan yang kami tawarkan dalam website ini. Menghubungi kami diluar peruntukan tersebut, dimaknai sebagai menyalah-gunakan nomor / email kontak kerja profesi kami, tidak akan ditanggapi.

Mohon kesediaan menunggu sejenak bila belum ada tanggapan secara segera, karena faktor kesibukan atau karena lain sebab. Pemesanan akan kami respons sesegera yang kami mampu.

Khusus untuk keperluan pemesanan barang dari Thailand, pemesanan dompet impor souvenir resepsi pertunangan / perkawinan, maupun untuk jasa PRIVATE TOUR GUIDE LEADER FREELANCE RIANA di Thailand, contact person:
- WhatsApp : (Thailand prefiks +66) 977-146-077 [PENTING : Pastikan simbol "+" disertakan sebelum input prefiks "66" dalam daftar nomor kontak pada perangkat seluler penelepon];
- email: guide.riana@gmail.com
- LINE : RIANASHIETRA

Konsumen / pengguna jasa dapat melakukan pemesanan pada nomor kontak / email yang tercantum dalam menu "HUBUNGI KAMI" atau pada rincian "contact person" di atas, bukan pada kolom komentar pada posting website.

Kami tunggu pesanan teman-teman sekalian dimana pun berada, akan kami kirimkan pesanan Anda dengan hati yang penuh kehangatan untuk Anda atau untuk buah hati dan keluarga yang Anda kasihi.

Salam hangat dari Bangkok, Thailand.
ttd
GUIDE RIANA