Belajar Fengshui agar Rumah Tempat Tinggal Nyaman Dihuni dan Tidak Mengundang Makhluk Halus

By PUBLISHER - May 16, 2021

Belajar Fengshui agar Rumah Tempat Tinggal Nyaman Dihuni dan Tidak Mengundang Makhluk Halus
Meremehkan dan menyepelekan, apapun itu, adalah salah satu watak atau kebiasaan buruk, yang bisa berdampak buruk, salah satunya ialah menyepelekan peran penting “faktor lingkungan” (yakni Fengshui) disamping “faktor alam” (tabungan karma seseorang) dan “faktor manusia” (daya upaya dan kegigihan seseorang) itu sendiri. Ketiganya, menjadi kolaborasi penentu “nasib” seorang anak manusia di Planet Bumi ini.

Sheng-yen Lu, seorang bhikkhu dari Taiwan, dalam bukunya berjudul “Pengulasan Fengshui Rumah Tinggal”, terjemahan Bahasa Indonesia oleh PT. Budaya Daden Indonesia, Medan, Agustus 2006, menuliskan pengalamannya kedalam sebuah buku berisi kisah-kisah semasa dirinya menjadi seorang pakar Fengshui yang telah dikenal masyarakat etnik Chinese bahkan hingga ke Amerika Serikat, salah satunya: 

Terbentuknya Rumah Angker

Di dalam Kitab Rahasia Getaran Tanah terdapat sebait gatha berbunyi demikian:

Pintu arah Timur Laut mengundang hantu.

Disebabkan tak terjamah tiga hawa positif.

Pusat hawa negatif tempat hantu berkumpul.

Sia-sia menghadang gangguan yang timbul.

Membuat onar terutama di tempat gelap.

Menyembunyikan diri di dedaunan palem.

Posisi “gen” (salah satu lokasi gunung dalam hexagram) pada diagram merupakan posisi hantu.

Jika pintu utama menghadap ke Timur Laut, pintu dengan arah ini dinamakan pintu hantu. Pusat hawa “yin” (hawa yang dimiliki para hantu), tempat di mana tidak terjamah oleh tiga hawa “yang” (hawa ini dimiliki oleh manusia). Kebanyakan hantu akan masuk ke rumah semacam itu dan bersembunyi di sudut-sudut yang gelap, atau di balik pot bonsai, atau di kamar tidur yang bercahaya redup.

Biar pun tata letak tempat tidur sudah benar, namun penghuni rumah semacam ini akan sering mengalami mimpu buruk di malam hari. Mimpi yang dibayangi gangguan hantu ini sudah banyak menggelisahkan banyak orang. Dan ini hanya dikarenakan di kamar tidur tersembunyi makhluk-makhluk halus atau dedemit yang selalu mencari kesempatan menyerap hawa “yang” dari manusia, sehingga orang yang bersangkutan merasa lelah.

Begitu pula jika pintu utama yang menghadap ke arah Timur Laut tidak baik bagi seorang ibu hamil. Kemungkinan besar ibu hamil akan mengandung janin yang tidak sehat, misalnya gumpalan darah, mola hidatidosa (gumpalan daging berbentuk anggur.), atau dikira sedang mengandung padahal ucma berisi gumpalan daging. Kalaupun melahirkan bayi, wajahnya tidak wajar, atau kelak bertumbuh menjadi anak tunawicara atau tunarungu.

Dulu saya pernah melihatkan fengshui rumah yang ternyata rumah angker.

Tuan rumah bertanya, “Mengapa rumah saya angker?

Saya menjawab, “Pintu hantu mengarah ke Timur Laut.”

Tuan rumah merasa aneh. “Mengapa saat baru pindah masuk segalanya tampak aman-aman saja?

Pasti pernah berkabung, dan hal itu akan mengundang hantu.”

Kapan?

Dua tahun yang lalu.”

Akhirnya tuan rumah menganggukkan kepala, ia membenarkan perkiraan saya. Dua tahun yang lalu ibunya meninggal dunia dan seisi rumah berkabung selama tiga bulan. Sejak itulah semua anggota keluarga terus-menerus mendapatkan mimpi buruk, banyak hal aneh mulai terjadi di rumah tersebut, bahkan istrinya terpaksa menjalani operasi pengangkatan tumor rahim. Orang rumah menjadi sakit-sakitan, tidak pernah lagi merasa tenteram.

Akhirnya saya sedikit mengubah arah pintu rumahnya yang selama ini mengarah ke arah Timur Laut tersebut.

Yang lebih serius lagi, bangunan rumah besar yang pintu utamanya mengarah ke Timur Laut, apalagi tak terjangkau oleh sinar matahari, kemungkinan besar akan menjadi pasar hantu, yakni pasar tempat para hantu berkumpul.

Sudah jelas orang tidak akan merasa aman jika berdiam di dalam rumah begini!

Selain pintu mengarah ke Timur Laut, sebuah rumah tinggal bisa saja berubah menjadi rumah angker. Untuk itu ada beberapa kondisi yang mesti diperhatikan, antara lain:

- dinding yang sudah rusak mesti segera diperbaiki.

- antara koridor dan ruang duduk mesti menyambung, jangan terpisah.

- tanah kosong jangan berbentuk bak peti mati.

- paviliun di halaman belakang jangan berbentuk bak peti mati.

- jangan menanam tanaman hias di tempat yang terkesan hawa “yin”-nya agak kuat.

Demikianlah jangan lalai memperhatikan hal-hal tersebut di atas, sebab dikuatirkan akan mengundang dedemit.

Mengapa harus segera memperbaiki dinding yang rusak? Karena hantu suka rumah yang dindingnya rusak. Rumah yang dindingnya rusak ibarat rumah duka. Koridor terpisah dari ruang duduk, hantu yang dungu akan mengira sebagai peti mati. Demikian pula dengan tanah kosong yang berbentuk peti mati, dan paviliun yang dibangun di belakang bangunan utama juga akan dikira sebagai peti mati. Tempat yang hawa “yin”-nya kuat jangan lagi dihiasi dengan tanaman bonsai, sebab hantu akan mudah menghinggap di bonsai tersebut.

Seumur hidup ini saya sudah banyak melihat makhluk halus. Sifat mereka lugu, dungu, suka iseng. Namun dibandingkan dengan manusia, saya malah takut pada manusia dan tidak takut pada makhluk halus. Sebab manusia banyak akal, tidak tulus, lebih menakutkan daripada makhluk halus.

Saya adalah seorang penekun Buddhisme aliran Tantrayana (Buddhisme aliran Tibetan), saya tahu bagaimana caranya memberi sesaji, memercikkan amrta tirta, dan melakukan ritual penyeberangan. Sehingga banyak makhluk halus selalu berkumpul di rumah saya, tapi itu bukan dikarenakan rumah tinggal saya bertipe rumah angker. Kehadiran mereka adalah atas undangan saya.

Saya menaruh simpati pada mereka, saya selalu berusaha menyeberangkan mereka, membimbing mereka. Sebab mereka juga salah satu dari makhluk luas.

Saya melakukan semua ini tanpa pamrih, tak lain tak bukan atas rasa welas kasih diriku. Sungguh tidak mudah bahwa kita berkesempatan menumpang lewat di alam fana ini, hendaknya senantiasa berusaha melakukan kebajikan. Lagipula ini memang sudah merupakan kewajiban kita.

Fengshui merupakan sebuah ilmu yang tergolong “klasik”, namun bukan artinya sesuatu hal yang “kuno” menjadi tidak lagi relevan ditengah-tengah ilmu pengetahuan modern maupun sains dan teknologi yang terus saja berkembang serta berevolusi maju. Sama halnya, dahulu kala umat manusia tidak memercayai bahwa Planet Bumi berotasi dan berevolusi mengelilingi Matahari, dan bahwa Bumi berbentuk bundar.

Ilmu pengetahuan sains kita saat kini belum secanggih itu untuk mengungkap berbagai hal yang bersifat metafisika seperti roh halus maupun kebenaran prinsip-prinsip dalam ilmu Fengshui, namun segala sesuatunya tersebut adalah nyata adanya dan dapat kita rasakan sendiri.

Sama seperti Ilmu Psikologi yang tidak dapat dilihat ataupun disentuh, karena memang tidak ada wujudnya, namun dapat dirasakan, juga tergolong sebagai "ilmu metafisika", pun tetap tergolong ilmiah adanya dan terdapat metodologi untuk belajar-mengajar serta menjadi kurikulum di bangku sekolah formal. Bila kita tidak menjadikan tabu ilmu semacam psikologi, mengapa kita menjadikan tabu ilmu Fengshui yang sudah terbukti sejak lama dari nenek-buyut kita?

Bila psikologi mempelajari pola alam batin manusia, maka Fengshui mempelajari dan memetakan pola alam lingkungan dan medan getaran tanah serta manusia. Karena sifatnya ilmu pengetahuan yang dapat dibuat metodologi, maka bukan lagi mistis ataupun klenik sifatnya. Terkadang, sifatnya bisa demikian logis dan masuk akal disamping bisa dirasakan langsung.

Sehingga, apa yang belum dapat dijelaskan ataupun diverifikasi oleh sains modern, bukan artinya itu menjadi tidak memiliki nilai sama sekali dan patut dipungkiri dan dinafikan begitu saja—mengingat sains modern juga tidak luput dari kelemahannya sendiri, yakni sifatnya yang bersifat tentatif alias “kebenaran nisbi” belaka yang selalu berubah seiring waktu ketika teori lainnya berhasil ditemukan dan terungkap menegasikan teori sebelumnya.

Boleh percaya, boleh juga tidak. Bila ruang dan sosok tidak kasat mata seperti alam surgawi dan para makhluk dewata kita percayai, mengapa juga kita memiliki asumsi yang seolah menegasikan eksistensi serta kebenaran konsep-konsep dibalik ilmu Fengshui? Boleh tidak percaya serta meragukan, namun kita tidak harus menantangnya.

Sampai berjumpa pada bahasan menarik lainnya, dan semoga bermanfaat. Karena KWANG akan selalu menjadi sahabat terbaik Sobat! 🏡🏘🏠🏢🏛

  • Share:

You Might Also Like

0 comments

Ikuti juga sosial media kami pada business.facebook, dengan akun : "Expat 2 Local Thai" / @guideriana

Rincian layanan JasTip (Jasa Titip) produk Thailand, dapat dilihat pada menu "Jasa Pencarian, Jasa Titip, dan Pengiriman Produk Thailand ke Indonesia".

Rincian layanan Private Tour Guide di Bangkok-Thailand, dapat dilihat pada menu "Private Tour Guide Riana".

NOTE REDAKSI : Seluruh info kontak dalam website ini diperuntukkan khusus untuk tujuan pemesanan dan bagi pengguna jasa layanan yang kami tawarkan dalam website ini. Menghubungi kami diluar peruntukan tersebut, dimaknai sebagai menyalah-gunakan nomor / email kontak kerja profesi kami, tidak akan ditanggapi.

Mohon kesediaan menunggu sejenak bila belum ada tanggapan secara segera, karena faktor kesibukan atau karena lain sebab. Pemesanan akan kami respons sesegera yang kami mampu.

Konsumen / pengguna jasa dapat melakukan pemesanan pada nomor kontak / email yang tercantum dalam menu "HUBUNGI KAMI" atau pada rincian "contact person" di atas, bukan pada kolom komentar pada posting website.

Kami tunggu pesanan teman-teman sekalian dimana pun berada, akan kami kirimkan pesanan Anda dengan hati yang penuh kehangatan untuk Anda atau untuk buah hati dan keluarga yang Anda kasihi.

Salam hangat dari Bangkok, Thailand.
ttd
GUIDE RIANA & REMEMBERTHAI TEAM